Home

Результаты 91 - 100 из 264 для cukup mudah. Время поиска 6.621 секунд.  
Terdapat tempat-tempat tertentu di mana COVID-19 tersebar dengan lebih mudah COVID-19 terus merebak ke seluruh dunia. Anda boleh membantu menghentikan COVID-19 dengan mengambil bahagian dalam pengesanan kontak.
язык:Английский
счет: 266.46 - https://www.who.int/malaysia/news/multimedia
Источник данных: un
LETTER DATED 2002/07/02 FROM THE CHAIRMAN OF THE SECURITY COUNCIL COMMITTEE ESTABLISHED PURSUANT TO RESOLUTION 1373 (2001) CONCERNING COUNTER-TERRORISM ADDRESSED TO THE PRESIDENT OF THE SECURITY COUNCIL
Article 1.14 and 17 of the Penal Procedures Code (Law No. 8/1981) stipulate that a suspect can be apprehended on the basis of ‘reasonable grounds for suspicion’ (bukti permulaan yang cukup) that an act of crime has been committed by said suspect.
язык:Английский
счет: 264.8 - daccess-ods.un.org/acce.../get?open&DS=S/2002/731&Lang=E
Источник данных: ods
Melihat bahwa terdapat cukup banyak pihak yang tertarik dengan makalah kerja tersebut, maka ILO memutuskan untuk memperbaharui isinya untuk memasukkan, tidak hanya isi Konvensi, tapi juga perkembangan-perkembangan penting lainnya di bidang ini sejak tahun 2003.
язык:Английский
счет: 264.11 - https://www.ilo.org/jakarta/wh...WCMS_215295/lang--en/index.htm
Источник данных: un
Kelalaian dan tindakan melulu tidak cukup dianggap sebagai perlanggaran perkara 20 ICCPR kerana perkara ini memperuntukkan "advokasi" dan "penghasutan" dan bukannya sekadar pengedaran bahan.
язык:Английский
счет: 264.11 - https://www.ohchr.org/sites/de...Rabat_threshold_test_Malay.pdf
Источник данных: un
Mendorong dan memfasilitasi Serikat Sapulidi  untuk menjalin jaringan dengan pemangku  kepentingan lainnya: serikat pekerja, organisasi  perempuan, lembaga bantuan hukum Hasil/Dampak • Anggota komite aktif dalam merekrut  anggota, anggota reguler membantu informasi  mengenai wilayah yang akan ditargetkan  direkrut  peningkatan jumlah anggota Sapu  Lidi : 2014 (140 PRT); 2017 (2035 PRT) • Peningkatan jumlah iuran anggota: Akhir  2017: Rp. 104 juta (USD 7,750) – 60% anggota • Peningkatan administrasi organisasi: data  keanggotaan, rencana kerja (metode, target) Hasil/Dampak • Pengurus dan Anggota Organisasi Sapu Lidi aktif  dalam mengkampanyekan kerja layak PRT  menggunakan media sosial, memberikan wawancara  ke media massa, tulisan • Anggota pengurus terlibat dalam advokasi kebijakan:  lobi, dengar pendapat, menyuarakan kepentingannya  dalam forum‐forum sebagai peserta dan nara  sumber • Sapu Lidi telah dikenal oleh pemangku kepentingan  sebagai Organisasi Pekerja Rumah Tangga Faktor Keberhasilan (1/2) • Pendidikan kritis yang menekankan  pengembangan sikap dan komitmen para  peserta • Eksplorasi JALA PRT untuk menemukan  metode efektif dalam mengelola PRT dibawah  JALA PRT dan ‘Urban Poor Consortium’ untuk  merumuskan Metode Rap dan sejauh ini  efektif untuk mengelola Success Factors (2/2) • Kualitas pelatihan: modul, waktu yang cukup,  pelatih berkualitas • Mentoring intensif JALA PRT ke Organisasi  Sapulidi dalam menindaklanjuti setiap  pelatihan atau sesi pendidikan (penugasan ‐ pelaksanaan tugas ‐ evaluasi) Tantangan (1/2) • Tidak adanya peraturan yang melindungi hak  berorganisasi bagi PRT di Indonesia ‐ tidak ada  kewajiban bagi majikan memenuhi standar  tersebut – majikan melarang PRT bergabung ‐ hanya sejumlah kecil ‘PRT‐live in’ yang  bergabung dengan Organisasi PRT • Kebutuhan pemahaman PRT yang lebih dalam  tentang berbagai isu untuk memperkuat  perspektifnya agar dapat terlibat secara kuat  dan bersuara dalam dialog sosial. 
язык:Английский
счет: 264.11 - https://www.ilo.org/wcmsp5/gro...s/presentation/wcms_617050.pdf
Источник данных: un
Mendorong dan memfasilitasi Serikat Sapulidi  untuk menjalin jaringan dengan pemangku  kepentingan lainnya: serikat pekerja, organisasi  perempuan, lembaga bantuan hukum Hasil/Dampak • Anggota komite aktif dalam merekrut  anggota, anggota reguler membantu informasi  mengenai wilayah yang akan ditargetkan  direkrut  peningkatan jumlah anggota Sapu  Lidi : 2014 (140 PRT); 2017 (2035 PRT) • Peningkatan jumlah iuran anggota: Akhir  2017: Rp. 104 juta (USD 7,750) – 60% anggota • Peningkatan administrasi organisasi: data  keanggotaan, rencana kerja (metode, target) Hasil/Dampak • Pengurus dan Anggota Organisasi Sapu Lidi aktif  dalam mengkampanyekan kerja layak PRT  menggunakan media sosial, memberikan wawancara  ke media massa, tulisan • Anggota pengurus terlibat dalam advokasi kebijakan:  lobi, dengar pendapat, menyuarakan kepentingannya  dalam forum‐forum sebagai peserta dan nara  sumber • Sapu Lidi telah dikenal oleh pemangku kepentingan  sebagai Organisasi Pekerja Rumah Tangga Faktor Keberhasilan (1/2) • Pendidikan kritis yang menekankan  pengembangan sikap dan komitmen para  peserta • Eksplorasi JALA PRT untuk menemukan  metode efektif dalam mengelola PRT dibawah  JALA PRT dan ‘Urban Poor Consortium’ untuk  merumuskan Metode Rap dan sejauh ini  efektif untuk mengelola Success Factors (2/2) • Kualitas pelatihan: modul, waktu yang cukup,  pelatih berkualitas • Mentoring intensif JALA PRT ke Organisasi  Sapulidi dalam menindaklanjuti setiap  pelatihan atau sesi pendidikan (penugasan ‐ pelaksanaan tugas ‐ evaluasi) Tantangan (1/2) • Tidak adanya peraturan yang melindungi hak  berorganisasi bagi PRT di Indonesia ‐ tidak ada  kewajiban bagi majikan memenuhi standar  tersebut – majikan melarang PRT bergabung ‐ hanya sejumlah kecil ‘PRT‐live in’ yang  bergabung dengan Organisasi PRT • Kebutuhan pemahaman PRT yang lebih dalam  tentang berbagai isu untuk memperkuat  perspektifnya agar dapat terlibat secara kuat  dan bersuara dalam dialog sosial. 
язык:Английский
счет: 264.11 - https://www.ilo.org/wcmsp5/gro...s/presentation/wcms_617058.pdf
Источник данных: un
Informasi yang ada saat ini belum cukup untuk mengonfirmasi kaitan apa pun antara tembakau atau nikotin dalam pencegahan atau pengobatan COVID-19.
язык:Английский
счет: 264.11 - https://www.who.int/indonesia/...nggunaan-tembakau-dan-covid-19
Источник данных: un
5  Meningkatkan kapasitas pekerja/buruh dan pemilik usaha  Memperkuat pelayanan kesehatan kerja  Mempromosikan budaya pencegahan  Melakukan penilaian dan pengendalian risiko  Mengembangkan sistem manajemen K3 Konvensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 1981 (No. 155), dan rekomendasi (No. 164)  Adopsi kebijakan K3 nasional yang koheren  Tindakan yang harus diambil baik di tingkat nasional maupun dalam lingkup perusahaan untuk mempromosikan K3 dan meningkatkan kondisi kerja  Hak dan kewajiban dasar bagi pengusaha dan pekerja di bidang K3  Persyaratan lebih lanjut untuk pencatatan dan pemberitahuan kecelakaan dan penyakit akibat kerja sesuai dengan Protokol 2002 (No. 155) 6 Layanan informasi dan konsultasi mengenai K3 7  Memberikan informasi penting dan terkini kepada para pekerja, perwakilan pekerja, dan pemilik usaha pada saat bekerja sehari-hari dan saat mengalami skenario darurat, termasuk tentang persyaratan K3 yang ada dan yang baru diperkenalkan Otoritas dan lembaga nasional K3 memainkan peran utama dalam penyebaran informasi tentang COVID-19, membuat situs ad hoc dan memproduksi materi untuk berbagai sektor yang mudah direproduksi untuk didistribusikan ke pekerja/buruh atau dipasang di tempat kerja Mitra Sosial juga aktif berkolaborasi dengan pemerintah dan mendukung anggotanya untuk mengambil tindakan di tempat kerja untuk mencegah dan mengurangi penyebaran COVID-19 Perwakilan pekerja/buruh diposisikan secara unik untuk berkontribusi dalam memfasilitasi komunikasi dengan mereka tentang risiko yang ada dan bagaimana risiko tersebut dapat memengaruhi mereka Pemberian pelatihan tentang K3 8  Di Afrika Selatan, pemerintah mewajibkan semua pekerja/buruh untuk menyelesaikan pelatihan tentang COVID-19 dan K3 sebelum kembali bekerja  Di Irlandia, HSA membuat kursus online “Induksi Kembali Bekerja dengan Aman”, yang harus diikuti oleh pekerja sebelum kembali bekerja  Di Singapura, Otoritas Bangunan dan Konstruksi membuat pelatihan Aman-COVID online yang wajib diikuti pekerja/buruh di sektor konstruksi, yang berfokus pada risiko khusus bagi mereka  Amandemen rencana pelatihan K3 yang mencakup bahaya dan risiko baru muncul selama krisis bagaimana menerapkan dan mengikuti langkah-langkah serta prosedur baru yang diadopsi  Pendekatan khusus sektor Konvensi Pelayanan Kesehatan Kerja, 1985 (No. 161) dan Rekomendasi (No. 171)  Pembentukan layanan kesehatan kerja di tingkat perusahaan  memiliki fungsi pencegahan dasar  bertanggung jawab untuk menjadi penasehat pengusaha, pekerja/buruh dan perwakilan mereka di perusahaan tentang menjaga lingkungan kerja yang aman dan sehat  Peran penting selama krisis kesehatan  Membantu pengusaha dan pekerja/buruh mengadopsi langkah-langkah yang memadai di tempat kerja 9 Fungsi pelayanan kesehatan kerja  Mengidentifikasi dan menilai risiko K3  Mengawasi lingkungan kerja dan praktik kerja yang dapat mempengaruhi kesehatan pekerja/buruh  Memberikan saran tentang perencanaan dan organisasi kerja  Berpartisipasi dalam mengembangkan program untuk peningkatan praktik kerja  Memberikan saran mengenai K3, ergonomi dan peralatan pelindungan individu maupun kolektif  Mengawasi kesehatan pekerja/buruh  Mempromosikan adaptasi pekerjaan untuk pekerja/buruh  Berkontribusi dalam rehabilitasi kejuruan  Berkolaborasi dalam memberikan informasi, pelatihan dan pendidikan K3  Mengorganisasikan pertolongan pertama dan perawatan darurat  Berpartisipasi dalam analisis kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja 10 Apa langkah selanjutnya untuk tempat kerja di Indonesia?
язык:Английский
счет: 258.31 - https://www.ilo.org/wcmsp5/gro...eetingdocument/wcms_811430.pdf
Источник данных: un
Akses ke Pengetahuan: Oky aplikasi pelacak menstruasi Remaja perempuan perlu mengetahui pola siklus menstruasinya agar lebih mudah untuk mengetahui siklus menstruasi yang berikutnya.
язык:Английский
счет: 258.31 - https://www.unicef.org/indones...donesia-menikah-saat-usia-anak
Источник данных: un