Home

Results 91 - 100 of 105,677 for dengan ios. Search took 7.31 seconds.  
Sort by date/Sort by relevance
Menurut Data Kementerian Kesehatan di 2016, hanya 58,7 % Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA) yang tahu tentang status mereka. (...) Tanpa pengobatan, perempuan dengan HIV memiliki 23-25 % resiko menularkan virus ke bayi dalam kandungannya. (...) Dia masih mengajar di sekolah, bergaul dengan rekan-rekan kerjanya, menghabiskan waktu dengan teman-temannya, merawat dan membesarkan dua anaknya, mendampingi suami, dan mendukung ODHA lain di sekitarnya.
Language:English
Score: 1298892.4 - https://www.unicef.org/indones...orang-dengan-hiv-dan-aids-odha
Data Source: un
Perempuan berusia 32 tahun ini sangat bersemangat dan aktif dalam mendukung sesama orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) di Sorong, khususnya ibu hamil. (...) “Kami merasa kerjasama dengan IPPI membantu meningkatkan jumlah ibu hamil yang minum ARV (antiretroviral),” tambahnya. (...) Tapi tetap dengan kehangatan yang pekat. “Di awal-awal, tantangan terbesarnya itu dengan pelayanan kesehatan.
Language:English
Score: 1298892.4 - https://www.unicef.org/indones...dirian-berkat-pendukung-sebaya
Data Source: un
Murid dari keluarga termiskin dan murid dengan disabilitas menjadi kelompok yang menanggung dampak terberat.   (...) Di antaranya adalah kemitraan dengan perusahaan teknologi pendidikan untuk penyediaan akses gratis ke platform belajar daring dan dengan operator telekomunikasi untuk pengadaan kuota internet gratis bagi guru dan murid. (...) Dengan donasi dan dukungan Anda , program-program itu dapat dilaksanakan dan disebarluaskan dengan lebih cepat, lebih merata.
Language:English
Score: 1298892.4 - https://www.unicef.org/indones...-rumah-selama-pandemi-covid-19
Data Source: un
Tujuannya adalah untuk menghentikan penularan virus dengan mengurangi jumlah orang pembawa virus yang berkegiatan. (...) Proses-proses ini berbeda-beda dari satu negara dengan negara lain. Lihat pertanyaan Apa saja yang harus dipertimbangkan untuk perlindungan data? (...) Pemantauan berakhir pada hari ke-14 sejak Anda terakhir berkontak dengan orang yang terinfeksi COVID-19. Dengan berpartisipasi dalam pelacakan kontak, Anda berkontribusi kepada pengendalian penyebaran virus penyebab COVID-19 di daerah Anda; orang-orang yang rentan akan terlindung, dan pembatasan kegiatan lain, seperti anjuran umum untuk tinggal di rumah, dapat dihindari atau diminimalkan.
Language:English
Score: 1298892.4 - https://www.who.int/indonesia/...onavirus/qa/qa-contact-tracing
Data Source: un
Jika kamu merasa mengalami gejala-gejala yang berhubungan dengan COVID-19, segera bicara dengan orang tuamu. (...) Temukan cara baru untuk berkomunikasi dengan teman-temanmu Jika kamu ingin bersosialisasi dengan teman di tengah kondisi social distancing, media sosial adalah solusi yang bagus untuk berkomunikasi. (...) “Ini adalah kehilangan dengan skala besar dan menjengkelkan, dan wajar untuk dirasakan oleh remaja,” kata Dr.
Language:English
Score: 1298892.4 - https://www.unicef.org/indones...sehatan-mental-selama-covid-19
Data Source: un
Dalam benaknya, sore itu akan berjalan seperti yang sudah-sudah: diisi dengan mengerjakan PR dan menonton TV setelah makan malam, sembari berkirim pesan dengan teman-teman di Facebook. (...) Indonesia adalah negara dengan angka perkawinan anak tertinggi ke-delapan di dunia. (...) “Kemungkinan anak perempuan dengan pendidikan menengah dinikahkan di bawah umur sampai dengan empat kali lebih rendah,” katanya.
Language:English
Score: 1296940 - https://www.unicef.org/indones...k-perkawinan-anak-di-indonesia
Data Source: un
Mereka juga wajib mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan cairan pembersih tangan setiap kali hendak memulai pelajaran. (...) “Kami menggunakan perangkat seluler RapidPro dari UNICEF, yang bisa mengumpulkan data langsung dari lapangan melalui saluran komunikasi daring. Dengan begitu, kami bisa menerima informasi terkini dari sekolah-sekolah, berikut dengan status pemenuhan persyaratan kesehatan mereka sebelum diperbolehkan beroperasi kembali. (...) “Rumah tangga dari status ekonomi yang lebih rendah dan anak dengan disabilitas adalah kelompok yang mengalami dampak terberat pandemi,” katanya.
Language:English
Score: 1296493.4 - https://www.unicef.org/indones...i-ke-sekolah-di-tengah-pandemi
Data Source: un
Agar setiap anak dapat menerima makanan yang bergizi, aman, sekaligus terjangkau, laporan di atas menyerukan pemerintah, lembaga donor, organisasi masyarakat sipil, dan aktor pembangunan lain untuk bekerja sama mengubah sistem pangan, kesehatan, dan perlindungan sosial dengan melakukan langkah-langkah penting, seperti: Meningkatkan ketersediaan makanan bergizi dan keterjangkauannya dari segi harga—makanan bergizi meliputi buah-buahan, sayur, telur, ikan, daging, dan makanan dengan fortifikasi—dengan memberikan insentif produksi, distribusi, dan penjualan. (...) Laporan juga menyebutkan bahwa kemajuan bisa dicapai dengan investasi yang sesuai. Di Latin Amerika dan Karibia, misalnya, terdapat hampir dua pertiga (62 persen) anak usia 6-23 bulan yang diberikan makanan dengan ragam jenis yang rendah. (...) “Ana-anak tidak bisa bertahan hidup atau bertumbuh hanya dengan mengandalkan kalori,” kata Fore. “Dengan bekerja sama antara pemerintah, sektor swasta, masyarakat sipil, mitra pembangunan dan kemanusiaan, dan keluarga, kita bisa mengubah sistem pangan dan menyediakan makanan yang bergizi, aman, serta terjangkau untuk anak.
Language:English
Score: 1295209.6 - https://www.unicef.org/indones...puluh-tahun-terakhir-dan-dapat
Data Source: un
Bagaimana kita membedakan antara lelucon/candaan dengan bullying ? Apa dampak dari cyberbullying ? (...) Kita bisa melakukan ini dengan dua cara. Pertama, dengan menggunakan teknologi untuk mencegah orang mengalami dan melihat bullying . (...) Coba pikirkan tentang dimana cyberbullying dapat terjadi di sekitarmu dan cara apa yang bisa kamu lakukan untuk membantu – dengan menyuarakan pentingnya isu ini, melaporkan bullying , membicarakannya dengan orang dewasa yang terpercaya atau dengan meningkatkan kesadaran akan masalah ini.
Language:English
Score: 1294387.4 - https://www.unicef.org/indones...otection/apa-itu-cyberbullying
Data Source: un
Sisnaker bisa menjadi titik awal untuk menghantar Indonesia memiliki LKP yang berkualitas • Layanan Ketenagakerjaan Publik (LKP) memainkan peran penting sebagai jaring pengaman akhir untuk mendukung individu yang menghadapi kesulitan dalam mencari pekerjaan. • Harapan: LKP melaksanakan fungsi penempatan ketenagakerjaan, asuransi ketenagakerjaan, Pelatihan, Tindakan-Tindakan ketenagakerjaan dan layanan lain dengan cara yang terintegrasi sebagai badan layanan ketenagakerjaan yang menyeluruh. (...) Contoh : Pelatihan vokasi di seluruh Kementrian /Lembaga harus terintegrasi satu sama lain, sehingga program tidak tumpang tindih antara satu dengan lainnya. • Data base tentang orang yang sudah mengikuti pelatihan vokasi, yang sudah mendapatkan pekerjaan, dan yang sudah mengakses layanan LKP harus diupdate terus menerus dan mudah diakses • Target yang akan disasar dalam pengembangan ketrampilan setiap tahun harus disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran • Pelatihan vokasi yang diselenggarakan harus menghindari ketidakpaduan keterampilan (Skill Mismatch) antara penawaran dan kebutuhan yang disebabkan salah satunya, minimnya keterlibatan sektor industri • Oleh karena itu dibutuhkan sosialisasi yang masif terkait keberadaan dan cara mengakses Sistem Informasi Ketenagakerjaan (SISNAKER) dan LKP • Pembentukan LKP harus melibatkan berbagai pihak yang relevan termasuk SP/SB khususnya dalam Pengembangan Ketrampilan Mengapa SP/SB Perlu Terlibat, khususnya terkait dengan pengembangan ketrampilan • Organisasi pekerja memiliki peran yang jelas – untuk memastikan bahwa pekerja dan penganggur memperoleh pengetahuan, keterampilan dan kompetensi untuk mendapatkan pekerjaan, untuk mempertahankan pekerjaan dan untuk berhasil di pasar tenaga kerja • Memberikan kesempatan kepada perwakilan organisasi pekerja untuk membentuk kebijakan dan praktik di tingkat perusahaan dan terlibat dalam diskusi, konsultasi dan/atau perundingan bersama dengan pemberi kerja di tempat kerja. • Membantu memberikan kesempatan belajar untuk semua pekerja, baik dalam pekerjaan tetap atau tidak tetap. (...) INPUT SP/SB Terhadap LKP Ketersediaan alokasi anggaran • Memastikan keberlangsungan ketersediaan anggaran melalui pengembangan mekanisme alokasi anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), kontribusi industri, dan sumber lain, termasuk iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan; • Memastikan peningkatan kebijakan industri di tingkat nasional, regional dan sektoral melalui inisiatif pembuatan analisis kebutuhan pelatihan keterampilan, dan memperbaharui kebutuhan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan tersebut; • Mendorong investasi bagi pengembangan keterampilan yang berkualitas INPUT SP/SB Terhadap LKP Kesenjangan gender dan disabilitas dalam partisipasi angkatan kerja • Merancang dan melaksanakan intervensi yang mendorong akses dan peluang bagi perempuan atas pelatihan, penempatan kerja, dan peningkatan jenjang karir. • Mendorong pengembangan program pelatihan jarak jauh terutama untuk perempuan dan kelompok rentan. • Memastikan peningkatan kesadaran SP-SB terkait kesetaraan jender dan disabilitas atas akses terhadap pengembangan keterampilan, penempatan kerja, dan peningkatan jenjang karir • Memastikan implementasi UU No. 8 Tahun 2016, khususnya terkait dengan partisipasi disablitas 1 % di perusahaan swasta dan 2 % diperusahaan BUMN atau di kantor pemerintahan • Mendorong fasilitas pelatihan sesuai dengan kebutuhan perempuan dan disabilitas Perlu segera membuat kajian pelaksanaan JKP penilaian setelah 1 tahun pelaksanaan JKP untuk memperluas cakupan dan manfaatnya upaya mempermudah mendapatkan JKP menambah besaran kontribusi TERIMA KASIH
Language:English
Score: 1294302.7 - https://www.ilo.org/wcmsp5/gro...eetingdocument/wcms_834806.pdf
Data Source: un